Rabu, 21 Desember 2011

Selamat Hari Ibu, Mama

Satu bahkan dua bait dari sebuah lagu tadi, ingin Saya persembahkan untuk Mama Saya. Tepat sehari sebelum Hari ibu atau kebanyakan orang bilang "Mother's Day". Saya memanggil nama Ibu Saya dengan Sebutan "Mama". Mama adalah seorang yang sangat berjasa dan sangat berperan penting dalam kehidupan Saya. Do'a beliau yang selalu Saya nanti untuk mendapatkan ridho dari Allah SWT. Mama selalu mengajarkan kepada kedua putrinya dengan sikap Sabar, ikhtiar, tawakal, dan tak lepas dari do'a. 
Saya berada di posisi sekarang ini, tidak lepas dari peran Mama dalam setiap do'a beliau.

Begitu rasa sayang beliau kepada putri kembarnya. yaah... Saya hanya dua bersaudara itupun sekali lahir. hehe
Terkadang tanpa kita sadari, apa yang kita lakukan membuat Mama kecewa. Tapi tidak ada seorang ibu, yang mau mengeluh tentang kekecewaan kepada putra- putrinya. Mama selalu memberikan apa yang kami berdua minta. Dan bodohnya, terkadang Saya tidak sadar dan terus berbuat yang salah. 
Mama Saya juga tidak lepas mengeluarkan "omelan" kepada Saya ketika Saya salah. Dan saya ingin mengatakan bahwa Mama Saya, selalu mendidik kedua putrinya dengan usaha yang terbaik dari yang baik. Kalaupun Saya bandel atau nakal itu bukan salah Mama Saya tapi semua salah ada pada diri Saya.

Tidak ada seorang Ibu yang mengajarkan kepada anak- anaknya dengan petuah yang salah.
Seorang Mama selalu memberikan senyumnya, ketika hati Saya bahagia. karena bagi beliau Kebahagiaan kedua putrinya adalah kebahagiaan yang sebenarnya untuk dirinya. 
Saat beliau harus sendiri berada di rumah, selalu membuat Saya berat meninggalkan beliau ketika Saya harus mengejar ilmu. Tidak bisa membayangkan betapa kesepian hati seorang ibu ketika kedua putrinya sama - sama meninggalkannya untuk study.

Mama seperti perahu, yang sekuat tenaga menampung penumpang dan tidak pernah rapuh walaupun terkena ombak. Mama selalu melindungi kami ketika di dera bahaya. Mama selalu mengelus rambutku, ketika sakit dan tangis membasahi kedua pipi putrinya. 

Yaa Allah. pintaku saat ini lindungi beliau selalu, beri umur panjang untuk beliau, beri kesehatan, rizeki yang Engkau halalkan, agar beliau selalu ada ketika hari besarku datang nanti. karena suatu saat, Saya ingin membalas jasa beliau. aamiin


Mamaku Sayang.. Selamat Hari Ibu Ma.. Selamat Hari Ulang Tahun juga buat Mama.
Maafkan Arum ketika banyak salah sama Mama selama ini.

Arum sayang Mama. Arum akan selalu melindungi Mama. Karena Mama tangan kanan Allah di dunia ini, yang senantiasa mengingatkan Arum ketika salah. I LOVE YOU MAMA. HAPPY BIRTHDAY MOM..

Senin, 24 Oktober 2011

Janji "atau" Pengabdian

Tanggal 24 Oktober 2011 merupakan hari besar bagi seseorang yang berprofesi di bidang kesehatan.
sedikit cerita mengesankan disela perkuliahan, ketika salah satu dosen yang saya idolakan mengatakan "jika saya disuruh memilih jadi Dokter atau Presiden, Saya akan lebih memilih menjadi Dokter"! ujar dokter tersebut. Dalam hati Saya terenyuh, bukan karena alasan "mana yang lebih mulia" melainkan kata - kata beliau yang menyiratkan berbagai makna dalam kehidupan . Dalam hati juga terbersit betapa banyak lika- liku perjalanan menjadi seorang dokter yang bisa dikatakan menjadi "be a five stars doctor". 
Kata beliau, menjadi dokter memang tidak mudah dan memiliki resiko yang lebih tinggi dibanding profesi yang lain. Bukan bermaksud meremehkan profesi yang lain, tetapi menjadi seorang dokter memang berhubungan langsung dengan kehidupan seseorang. Dimana Etika, loyalitas, dan pengabdian memang sangat diperlukan untuk menjadi dokter yang bisa berguna untuk sesama.
Banyak cerita dibalik niat tulus seorang dokter dalam menangani pasien. Sekarang banyak pemberitaan mengenai mall praktik, yang merupakan bumerang bagi dokter tentunya. Memang hal tersebut sangat disayangkan, apabila seorang dokter benar-benar menyalahi kode etik kedokteran. Tetapi Saya sendiri yakin, salah atau tidaknya suatu penanganan medis itu tergantung dengan skill yang harus dimiliki seorang dokter. Dari berbagai masukan tadi, seakan memiliki banyak pengalaman untuk kedepannya . Bahwa jalan seseorang itu panjang, penuh dengan hal yang mungkin tidak selamanya bisa dikatakan "enak". Apapun itu bentuk profesinya. Dan tidak lupa Saya pribadi mengucapkan "SELAMAT HARI DOKTER NASIONAL" bagi dokter-dokter hebat di seluruh Indonesia.

 Pengabdian ini semoga selalu menjadi pacuan  untuk hari kedepan. semoga benar-benar menjadi "be a five stars doctor". Dan dokter yang menjunjung tinggi Etika dam kode etik kedokteran. Yang selalu menghargai  dan menjaga tugas demi kepentingan masyarakat sekuat tenaga. Seperti halnya meresapi tiap makna dari kata-kata dan bukan hanya berucap yang terdapat dalam penggalan "Sumpah Dokter".